Jurnal Monolog- Keputusan dalam Dilema Etika
Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran
Saya mendapatkan materi yang sangat luar biasa dalam
PGP, daintaranya yaitu modul 3.1 yaitu pengambilan Keputusan sebagai pemimpin
pembelajaran dalam menghadapi dilema Etika. Saya sebagai seorang guru memang
seorang pemimpin pembelajaran di suatu kelas seringkali menghadapi situasi
dilema etika. Dimana situasi yang dihadapi adalah dua kebenaran yang saling
bertentangan, sungguh keadaan yang sangat sulit dalam mengambil keputusan.
Paradigma Individu lawan masyarakat (individual vs community), Rasa keadilan
lawan rasa kasihan (justice vs mercy),Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs
loyalty), Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term). Prinsip pengambilan
keputuasan yang paling sering digunakan dalam dilema etika
adalah Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking), Berpikir
Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking) dan Berpikir Berbasis Rasa Peduli
(Care-Based Thinking).
Bagaimana Anda nanti akan mentransfer dan menerapkan
pengetahuan yang Anda dapatkan di program guru penggerak ini di
sekolah/lingkungan asal Anda?
Pengetahuan dalam 3.1 tentang dilema etika sangat penting
untuk dimiliki semua guru. Oleh karena itu saya sangat bersemangat sekali untuk
mediseminasikan dan materi ini dilingkungan kerja saya. Langkah awal saya
adalah mendisemisnasikan dalam komunitas praktisi sekolah. Saya sangat berharap
rekan-rekan kerja disekolah saya mendapat lebih dulu diseminasi tentang materi
Pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Selain di sekolah sendiri
saya akan mendiseminasikan juga dalam
komunitas KKG.
Apa langkah-langkah awal yang akan Anda lakukan untuk
memulai mengambil keputusan berdasarkan pemimpin pembelajaran?
Langkah awal yang akan saya lakukan untuk mengambil
keputusan berdasarkan pemimpin pembelajaran adalah mencatat masalah yang
dihadapi dikelas dan mengenali nilai-nilai yang bertentangan dalam setiap kondisi
yang dihadapi sebelum pengambilan keputusan sampai pada Pengujian benar dan
salah untuk menganalisa situasi yang dihadapi dilema etika atau bujukan moral.
Baru kemudian dilanjutkan langkah-langkah selanjutnya seperti yang diterangkan
dalam modul 3.1 tentang 9 langkah pengambilan keputusan sebagai pemimpin
pembelajaran yaitu
Mulai kapan Anda akan menerapkan langkah-langkah
tersebut, hari ini, besok, minggu depan, hari apa? Catat rencana Anda, sehingga
Anda tidak lupa.
Mulai besok, hari Senin, 10 April 2021 saya akan mulai menerapkan pengambilan
keputusan sebagai pemimpin pembelajaran seperti yang saya dapatkan pengetahuan
dan komptensi dari modul 3.1 PGP ini.
Siapa yang akan menjadi pendamping Anda, dalam
menjalankan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran? Seseorang yang
akan menjadi teman diskusi Anda untuk menentukan apakah langkah-langkah yang
Anda ambil telah tepat dan efektif.
Yang akan jadi pendamping saya
dalam menjalankan pengambilan kepusan sebagai pemimpin pembelajaran adalah
senior saya, beliau pemimpin sekolah, yaitu kepala sekolah Pak Tasjid, S.Pd.
Seseorang yang menjadi teman diskusi saya untuk menentukan apakah langkah-langkah
yang saya ambil tepat dan efektif adalah selain Kepala sekolah, semua rekan
sejawat Guru SDN Sawojajar 02, dari semua rekan sejawat itu saya menyebut nama
yang saya rasa paling punya waktu banyak untuk saya ajak diskusi yaitu Pak Idi
Amin dan Ibu Aulia.
Besar harapan saya dengan kompetensi
membuat keputusan sebagai pemimpin pembelajaran yang lebih baik, dapat
menghasilkan keputusan yang benar juga baik. Menurut saya adalah yang paling
penting setiap keputusan untuk tetap mementingkan atau berpihak kepada murid.
Murid merdeka, guru merdeka, merdeka belajar. Salam dan Bahagia.

No comments:
Post a Comment